Warna Urin dan Gejala Batu Ginjal

Share Button

Mengamati warna dan bau urin saat buang air kecil merupakan kebiasaan kecil yang sering diremehkan, namun ternyata sangat penting dilakukan. Urin yang berwarna lebih gelap dengan bau tidak sedap dapat merupakan pertanda bahwa konsentrasi urin pekat. Hal ini akan timbul saat individu mengalami dehidrasi akibat kurang minum atau kehilangan cairan tubuh dalam jumlah besar.

Air berperan sebagai media yang membantu ginjal dalam proses pengeluaran sisa metabolisme  tubuh. Jika tubuh mengalami dehidrasi,  maka kerja ginjal menjadi lebih berat dan konsentrasi urin menjadi pekat. Konsentrasi urin yang pekat akan menyebabkan zat-zat sisa metabolisme  seperti garam, kalsium, asam urat, cystine dan lainnya mengkristal membentuk endapan mineral sehingga resiko menderita batu ginjal meningkat.

Konsumsi diet tinggi protein, terutama protein hewani, dan garam secara berlebih akan menyebabkan produksi kalsium dan asam urat di dalam urin bertambah sehingga memicu terbentuknya batu ginjal. Konsumsi vitamin D dosis tinggi, diet rendah serat, gangguan pada ginjal, kelainan metabolisme, pembedahan usus serta pengobatan tertentu merupakan faktor  pemicu batu ginjal yang harus diwaspadai.Selain perubahan pada warna dan bau urin, rasa nyeri pada area punggung hingga tubuh bagian samping di bawah tulang iga yang datang silih berganti, nyeri saat buang air kecil, hingga keinginan untuk bolak-balik buang air kecil juga merupakan gejala umum batu ginjal. Adanya darah di dalam urin, di luar periode menstruasi wanita, menandakan bahwa saluran kemih terluka akibat pergerakan batu ginjal di dalam saluran kemih. Jika batu ginjal menyumbat saluran kemih hingga menimbulkan infeksi, gejala seperti mual, muntah, diare, tubuh menggigil dan demam akan dirasakan oleh penderita batu ginjal.Gejala adanya batu ginjal biasanya timbul saat endapan mineral yang dapat mencapai ukuran batu kerikil tersebut menempel di ginjal atau bergerak ke arah kandung kemih. Batu ginjal yang hendak keluar bersama urin jika tersangkut pada saluran kemih dapat mengakibatkan saluran tersebut tersumbat yang akhirnya berujung pada infeksi saluran kemih.Penyakit batu ginjal yang berkelanjutan tentunya akan mengganggu aktivitas sehari-hari apabila tidak segera ditangani. Walaupun jarang, namun kasus kematian yang disebabkan batu ginjal dapat terjadi. Apabila mengalami satu atau lebih gejala di atas, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter.Semoga informasi di atas bermanfaat.

Share Button

Republished by Blog Post Promoter