Bawang

Tips Memilih dan Menyimpan Bawang

Share Button

Memilih bawang yang akan dibeli tidak boleh asal, menyimpannya pun juga ada peraturan khusus. Jangan sampai bawang yang baru kita beli menjadi busuk, akibat tidak menaruhnya dengan benar. Berikut adalah beberapa tips memilih bawang.

 

  1. Pilih bawang yang masih segar, kering dan tidak bertunas.  Berwarna putih bersih, tidak berserabut, isinya keras dan tidak lembek.
  2. Saat membeli bawang merah, pilihlah yang umbinya besar, utuh dan kulitnya kering. Banyak pedagang nakal yang sengaja membasahkan bawangnya agar lebih berat, sehingga tidak rugi ketika menjual. Jika sudah terlanjur membeli yang dalam keadaan basah, sebaiknya langsung di jemur atau diangin-anginkan. Setelah itu kita bisa menyimpannya di tempat kering.
  3. Usahakan membeli bawang yang masih utuh (masih ada akarnya). Hal ini dilakukan agar bawang lebih awet dan tidak cepat busuk.

Nah, selain tips memilih bawang, ada juga tips untuk menyimpan bawang agar awet.

  1. Sebelum disimpan, bawang wajib dalam keadaan kering. Hal ini dilakukan agar di bawang tidak tumbuh tunas. Caranya bisa dijemur atau diangin-anginkan.
  2. Banyak yang berasumsi menyimpan bawang di lemari es akan membuatnya tahan lama. Kenyataannya tidak, sangat tidak dianjurkan menaruh bawang ditempat tertutup, lembab, dan gelap.
  3. Simpan bawang didekat kompor. Mengapa? Agar setiap kita memasak dan menyalakan kompor, bawang akan mengalami pengasapan, sehingga lebih awet.
  4. Gunakan jaring. Dengan menyimpan bawang menggunakan jaring, sirkulasi udara yang ada akan lebih baik. Bawang tidak menjadi lembab.
  5. Jika terpaksa untuk menaruhnya di lemari es. Lebih baik bawang merah dan bawang putih dihaluskan terlebih dulu, simpan di wadah tertutup, dan di masukkan ke freezer.

Sumber foto : http://www.sxc.hu

Share Button