foto sayuran segar

Tips dan Trik Menjaga Nutrisi Sayuran

Share Button

Kita semua tahu bahwa sayuran adalah salah satu jenis makanan yang memiliki banyak nutrisi yang baik untuk kesehatan. Namun sayangnya, sayuran adalah makanan yang terbilang lemah dan sensitif terhadap lingkungan sekitar yang bisa membuat nutrisi yang ada di dalamnya berkurang. Mulai dari saat pengiriman dari kebun ke distributor lalu ke pasar dan swalayan nilai nutrisi dari sayuran sudah pasti berkurang. Belum lagi dilihat dari bagaimana cara Anda menyimpannya di rumah serta saat proses memasak. Oleh sebab itu, Anda perlu tahu bagaimana tips dan trik untuk menjaga kandungan nutrisi dari sayuran.

foto sayuran segar

Berikut adalah tips dan trik menjaga nutrisi sayuran:

1. Lebih Segar Lebih Baik

Pernahkah Anda mencoba membedakan rasa sayuran yang baru dipetik dari kebun dan yang sudah ada di pasar atau swalayan? Selain rasanya yang pasti berbeda, nutrisi di dalamnya juga tentu berbeda. Semakin lama sayuran berada di pasar setelah di panen maka semakin berkurang juga nutrisi dan vitaminnya.

Untuk mengurangi resiko ini, cobalah datang ke pasar tradisional pagi hari dimana sayur-sayuran yang baru diantar para petani masih dalam keadaan segar. Untuk pasar swalayan, kondisi sayuran pasti sudah agak lama karena ada proses packaging yang memakan waktu lebih lama. Atau Anda bisa mencoba menanam sayuran sendiri seperti cabai, paprika, atau tanaman herbal yang notabene mudah perawatannya.

2. Metode Penyimpanan

Bagi Anda yang lebih senang berbelanja bulanan dan tidak langsung mengolah sayur mayur yang Anda beli, maka kunci agar nutrisinya tidak hilang adalah bagaimana Anda menyimpannya. Tentu yang termudah adalah dengan menyimpannya ke kulkas atau lemari pendingin, udara dingin di dalam kulkas akan meminimalisir resiko nutrisi untuk berkurang. Hal ini dikarenakan dalam keadaaan dingin, vitamin dan nutrisi dalam sayuran akan terkunci karena udara lembab. Anda juga disarankan untuk tidak memotong sayuran Anda sebelum dimasukkan ke dalam kulkas untuk menjaga nutrisi sayuran tetap terkunci.

3. Proses Memasak

Sangat disayangkan bahwa kenyataannya banyak nutrisi dalam sayuran yang mudah larut dan hilang dalam proses memasak seperti merebus. Beberapa diantaranya adalah folat, vitamin B1, B6, dan C. Nutrisi yang disebutkan diatas sangat sensitif terhadap panas, bayangkan apa yang terjadi di restoran, food court, dan kantin dimana makanan dipanaskan hingga berjam-jam. Namun ada beberapa nutrisi seperti vitamin A dan riboflavin (vitamin B2) yang bisa bertahan lama dalam keadaan panas. Bahkan serat dan mineral lainnya akan tetap dalam kondisi baik dan tidak terpengaruh oleh suhu panas.

Share Button

Republished by Blog Post Promoter