Kopi Atau Teh

Pilih Kopi atau Teh ya? Kenali Cara Kerja Kafein Dalam Tubuh

Share Button

Kopi dikenal sebagai minuman yang sering dikonsumsi untuk menghilangkan rasa kantuk. Namun, pada dasarnya tetap harus ada aturan khusus dalam mengontrol intensitas kita dalam mengkonsumsi kopi. Sebelum kita membahas tentang berbagai bahaya dari mengkonsumsi kopi secara berlebihan. Berikut kami sajikan beberapa manfaat dari kopi.

Di dalam dunia medis kopi sering dijadikan sebagai peranang kerja jantung dan dapat meningkatkan produksi urin. Kafein yang dikandung oleh kopi juga berfungsi untuk peningkat stamina tubuh dan penghilang nyeri sakit, namun jika dikonsumsi dalam kadar yang rendah.

Bagaimana Kerja Kafein di Dalam Tubuh?

Kafein sendiri dapat mengembalikan kerja adenosine yang merupakan salah satu senyawa yang ada dalam sel otak yang berguna untuk menjadikan seseorang cepat terlelap. Hal ini menyebabkan tubuh menjadi segar kembali, mata tebuka lebar, tidak mengantuk lagi, jantung berdegup kencang, dan tekanan darah menjadi tinggi.

Selain bermanfaat bagi kesehatan, kopi juga memiliki rentetan dampak buruk bagi tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan. Kafein yang ada dalam kopi akan memberikan efek ketergantungan kepada penikmat kopi lama-lama juga akan beresiko timbulnya penyakit stroke. Meminum lebih dari 3 gelas kopi per hari dapat meningkatkan kerusakan dinding pembuluh darah. Selain itu, kafein juga dapat menyebabkan penyakit insomnia, mudah gugup, pusing, dan emoi tidak bisa dikontrol.

Sedangkan teh memiliki kadar kafein yang lebih rendah dibandingkan kopi. Teh  dapat memberikan berbagai manfaat bagi tubuh, seperti memperkuat gigi karena mengandung unsure fluoride yang tinggi, mengurangi resiko keracunan makanan, memperkuat system imun, mengembalikan kesegaran tubuh dengan memperlancar aliran oksigen di dalam darah, mencegah penyakit hipertensi, mengurang kadar kolesterol di dalam darah, mengurangi resiko penyakit jantung, memaksimalkan metabolism gula menjadi energy, dan mencegah resiko kanker.

Namun disamping itu, beberapa orang tetap harus mengontrol dan membatasi diri untuk mengkonsumsi teh secara berlebihan, seperti orang yang mengalami gangguan ginjal akut karena teh sendiri dapat meningkatkan pembuangan air seni sehingga dapat meningkatkan kerja ginjal.

 

Apabila anda mengalami sembelit maka hindari untuk mengonsumsi teh karena akan memperparah penyakit tersebut. hindari pula anak-anak anda untuk mengkonsumsi teh karena dapat mengurangi nafsu makan mereka, dan terakhir walaupun teh membantu untuk melindungi jantung, tapi bagi anda yang sudah menderita enyakit jantung hindari untuk mengkonsumsi teh karena akan meningkatkan tekanan darah dan jantung akan berdetak cepat.

Saran Konsumsi Kafein Untuk Wanita Hamil dan Menyusui

Wanita hamil tidak disarankan untuk mengkonsumsi teh karena data menyebabkan timbulnya penyakit anemia bagi bayi ketika lahir, karena zat tannin yang ada dalam teh akan bersenyawa dengan zat besi di dalam tubuh yang menyebabkan senyawa tersebut tidak diserap oleh tubuh, kekuarangan zat besi inilah menyebabkan timbulnya penyakit anemia.

Wanita yang sedang menyusui apabila mengkonsumsi teh dapat memperhambat pengeluaran ASI serta kafein yang terserap didalam ASI akan masuk ke tubuh bayi sehingga menyebabkan usus bayi menjadi kejang. Orang yang sedang demam pun jika mengkonsumsi teh malah dapat meningkatkan suhu tubuh dan menghilangkan fungsi obat penurun panas yng dikonsumsi.

Tapi tetap boleh kok, asal tidak terlalu banyak yaa.. air putih jelas lebih bagus dan banyak manfaatnya 😉

 Sumber Foto : www.qualitystockphotos.com

Share Button