wanita-sakit-kepala

Penyebab dan Cara Mengatasi Migrain

Share Button

Penyebab

Migrain adalah penyakit kepala yang mirip pusing yang berulang dan biasanya hanya terjadi di satu sisi kepala saja. Migrain biasanya diikuti oleh mual, muntah, dan kepekaan yang ekstrim terhadap cahaya dan suara.

Migrain terdiri dari beberapa tahap yang disebut aura, yang ditandai dengan gangguan visual seperti kilatan, bercak-bercak, kilauan dan cahaya dengan bentuk zigzag yang mengitari mata.

Migrain terjadi akibat gangguan neurobiologis yang melibatkan baik perubahan neurologis dan pembuluh darah di otak. Gangguan ini kemudian berpusat pada satu titik dan menyebabkan rasa nyeri di kepala.

Cara Mengatasi Migrain :

1. Pahami Pemicu

Migrain adalah penyakit yang terjadi secara berulang (kumat). Oleh sebab itu Anda perlu perhatikan kapan dan mengapa tiba-tiba migrain datang. Tidak ada salahnya menandai tanggal di kalender dimana migrain kambuh, dan catat juga penyebab yang terjadi sebelumnya.

2. Tingkat Estrogen Menurun

Andrew Michael Blumenfeld, MD, dari Headache Center of Southern California mengatakan sebelum menstruasi, para wanita akan mengalami penurunan estrogen yang dapat memicu migrain. Anda dapat mengkonsumsi obat untuk mengembalikan estrogen ke level normal.

3. Makan Teratur

Fluktuasi atau peningkatan gula darah dapat menyebabkan nyeri dan memicu migrain di kepala. Solusinya mudah, yaitu jangan sampai Anda lupa makan, terutama makan siang. Makan siang adalah jam makan paling penting karena berfungsi mengembalikan energi yang hilang pada pagi hari dan menambah persediaan energi untuk aktivitas selanjutnya.

4. Kompres Es

Dibanding berendam air panas, menggunakan kompres es atau mandi air dingin akan lebih cepat menghentikan migrain. Hal ini dikarenakan air dingin akan lebih cepat menenangkan syaraf dan dapat menghilangkan nyeri.

5. Diet Rendah Lemak

Berdasarkan penelitian oleh Headache Center of Atlanta, ditemukan bahwa pemicu migrain ada beragam seperti stress (80%), hormon (65%), bau (44%), cahaya (38%), asap (36%), panas (30%), makanan (27%) dan lain-lain.

Dalam studi lainnya dibuktikan bahwa mereka yang melakukan diet rendah lemak mengalami potensi migrain 40% lebih rendah dibanding yang tidak.

Migrain dapat menyerang Anda kapan saja. Oleh sebab itu pelajari penyebabnya dan ketahuilah cara mengatasinya sejak dini.

Sumber Foto : http://KumpulanFotoGratis.com/

Share Button

Republished by Blog Post Promoter