bawang merah

Mengupas Bawang Tanpa Pedih di Mata

Share Button

Bagi para ibu rumah tangga atau suami yang senang memasak, pasti mereka semua pernah bermasalah dengan bawang. Hal yang paling mengganggu pasti pada bagian memotong bawang. Gas yang keluar dari bawang akan secara cepat membuat mata pedih dan mengeluarkan air mata. Walaupun harga bawang di pasar sedang naik, mari kita lihat tips memotong dan mengupas bawang agar tidak pedih di mata.

Air mata yang keluar dari mata kita sebenarnya berfungsi untuk menahan gas yang dikeluarkan dari bawang ketika kita memotongnya. Sebuah penelitian di Jepang menarik kesimpulan bahwa ketika sebuah bawang di potong, sebuah gas enzim bernama Syn-propanethial-Soxide keluar dan gas inilah yang membuat mata pedih.

Setelah mengetahui penyebab mata kita mengeluarkan air saat memotong bawang, mari kita simak tipsnya.

  1. Potong bawang di dalam air. Air akan melarutkan gas yang keluar dari bawang.
  2. Potong bawang dengan pisau yang sangat tajam yang sudah dicelupkan dalam air. Metode ini sebenarnya mirip dengan metode satu, hanya saja bukan bawang yang dicelupkan, melainkan pisau yang kita pakai. Pisau yang sangat tajam juga berfungsi untuk mengurangi gesekan pada bawang, sehingga gas yang keluar juga tidak terlalu banyak.
  3. Nyalakan sebuah lilin didekat talenan. Potong bawang sedekat mungkin dengan sumber api tersebut, tapi juga berhati-hati agar tidak terbakar. Panas yang dihasilkan lilin akan memecah kandungan gas sulfur sehingga tidak sampai ke mata.
  4. Kita juga bisa menggunakan kipas untuk menangkal gas sulfur bawang masuk ke mata. Hanya dengan menaruh kipas dekat talenan dan arahkan menjauhi arah mata.
  5. Dinginkan barang terlebih dahulu. Dinginkan bawang dalam freezer sekitar 10-15 menit sebelum dipotong. Cara ini akan mengurangi kandungan acid enzyme yang ada dalam bawang.
  6. Cara kelima ini mungkin jarang kita ketahui, yaitu dengan cara mengunyah permen karet. Saat kita mengunyah permen karet, secara tidak langsung kita akan bernafas menggunakan mulut. Saat kita bernafas menggunakan mulut, maka gas yang dikeluarkan oleh bawang akan terhisap melalui mulut dan tidak sampai ke mata. Cara yang hampir sama adalah dengan bersiul, karena udara yang kita keluarkan saat bersiul akan meniupkan gas dari bawang menjauhi mata.
  7. Jangan potong kedua ujung bawang lebih dulu. Potong hanya bagian atas dan tinggalnya bagian bawahnya sampai terakhir memotong. Ini disebabkan kandungan gas di bawang lebih terkonsentrasi di bagian bawah. Atau jika ingin memotong keduanya, setelah dipotong harus langsung dicelupkan ke dalam air.

Catatan: Usahakan menggunakan air yang mengalir, seperti air di wastafel atau selang, karena jika air berada di dalam mangkuk, maka seluruh gas yang larut akan terus berada di dalam mangkuk, hasilnya akan sama saja.

 

Sumber foto: http://www.sxc.hu/

Share Button

Republished by Blog Post Promoter