wanita-sakit-kepala

Memahami dan Mengatasi Tekanan Darah Rendah

Share Button

Jika Anda sering merasa pusing tiba-tiba, mata berkunang-kunang ketika bangun dari tidur atau duduk, kemungkinan besar Anda menderita low blood pressure atau tekanan darah rendah. Jika Anda pergi ke dokter maka dokter akan melakukan beberapa tes seperti ECG (electrocardiogram) yang berfungsi mengukur detak jantung. Mereka yang menderita tekanan darah rendah ditandai dengan tekanan sistolik (angka atas dalam pembacaan tekanan darah) kurang dari 90 mmHg atau nilai tekanan diastolik (angka bawah dalam pembacaan tekanan darah) kurang dari 60 mmHg.

 

Lantas bagaimana caranya mengatasi tekanan darah rendah? Tentu saja dengan meningkatkan tekanan darah Anda.

1. Minum Banyak Cairan

Cairan yang berada dalam tubuh berfungsi untuk mengatur jumlah darah dan menghindari dehidrasi. Pada orang yang menderita tekanan darah tinggi, olahraga bisa menjadi malapetaka karena mereka akan mudah pingsan atau kram. Itulah sebabnya cairan yang keluar melalui keringat saat olahraga harus cepat diganti agar aliran darah tetap lancar.

2. Hidrasi

Sering kali penderita tekanan darah rendah juga mengalami diare atau muntah-muntah. Dua hal tersebut juga salah satu penyebab tubuh kehilangan banyak cairan. Kembali cara yang terbaik adalah minum cukup cairan.

3. Hindari Mandi Air Panas

Mandi air panas akan membuat suhu tubuh naik. Saat suhu tubuh naik maka pembuluh darah otomatis akan beradaptasi dan membesar. Pembesaran pemuluh darah inilah yang menyebabkan tekanan darah menjadi rendah.

4. Bangun dengan Perlahan

Setelah Anda duduk atau tidur untuk waktu yang cukup lama, usahakan untuk bangun dengan perlahan. Beberapa penderita tekanan darah rendah mengaku sering mengalami pusing dan mata berkunang-kunang ketika bangun dari tempat tidur. Pastikan untuk tidak terlalu cepat ketika bangun dari tempat tidur dan posisikan tubuh sedemikian rupa dan sesuaikan dengan gravitasi.

5. Tidur Cukup

Penderita tekanan rendah akan lebih cepat lelah dibanding orang normal. Pastikan selalu tidur dengan cukup dan berkualitas (tidak terpotong-potong) untuk mengembalikan energi yang hilang.

6. Kurangi Porsi Makanan

Porsi makan besar dapat memicu pusing. Hal ini terjadi karena tubuh dan sistem pencernaan memerlukan banyak darah saat mencerna makanan. Jadi dibandingkan makan besar sekaligus, lebih baik makan 3 porsi kecil makanan dengan selang waktu tertentu.

7. Hindari Alkohol dan Rokok

Hal ini sepertinya tidak perlu dijelaskan. Apapun penyakitnya, alkohol dan rokok haruslah dihindari.

8. Hindari Berdiri Terlalu Lama

Bila kita mengingat masa-masa sekolah dahulu, pasti kita akan mengingat saat upacara bendera. Orang-orang dengan tekanan darah rendah akan lebih cepat pingsan karena gravitasi bumi menyebabkan darah tidak bisa sampai ke otak.

9. Konsumsi Kacang-Kacangan

Memakan kacang-kacangan dapat meningkatkan tekanan darah. Kacang-kacangan mudah dicerna secara perlahan oleh sistem pencernaan. Inilah yang membuat tekanan darah naik. Jadi, jangan lupa mengonsumsi buncis, kacang merah, kacang polong, dan kacang hijau ke dalam menu makanan Anda sehari-hari.

10. Sayur Bayam

Bayam dikenal kaya akan kalium dan folat serta rendah sodium. Sayuran hijau seperti bayam kaya akan kalium, namun rendah sodium. Folat berfungsi untuk melemaskan pembuluh darah. Proses ini nantinya akan mempertahankan kelancaran aliran darah.

Sumber Foto : http://kumpulanfotogratis.com/

Share Button

Republished by Blog Post Promoter