BMI

Hitung Body Mass Index (BMI) Sebagai Indikator Berat Badan

Share Button

Peningkatan resiko terjadinya masalah kesehatan seperti penyakit jantung, stroke, tekanan darah tinggi, diabetes, arthritis dan kanker berjalan paralel dengan peningkatan masalah kelebihan berat badan dan obesitas. Hal ini merupakan dampak dari gaya hidup masa kini dimana semua dilakukan serba instan dengan bantuan fasilitas yang relatif lengkap.

Sekilas Tentang BMI

Body Mass Index (BMI) atau Indeks Massa Tubuh merupakan cara termudah untuk mendeteksi masalah berat badan seorang individu. Metode perhitungan BMI ini ditemukan oleh seorang ahli statistik terkenal, Lambert Quetelet, pada abad 19 dan telah mengalami penyesuaian seiring perkembangan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan hubungan antara berat badan dan kesehatan.

Walaupun angka BMI relatif mudah diperoleh, namun pengukuran BMI tidak dapat dijadikan sebagai alat diagnosa untuk menentukan resiko kesehatan. Penentuan resiko kesehatan yang berkaitan dengan berat badan seseorang melibatkan skrining kesehatan yang lebih kompleks, seperti pengukuran ketebalan kulit, evaluasi diet, aktifitas fisik, sejarah keluarga, dan sebagainya.

Cara Menghitung BMI

Angka BMI ditentukan berdasarkan perhitungan berikut:

BMI = berat badan (dalam kilogram) dibandingkan dengan kuadrat tinggi badan (dalam meter)

Contoh:
A memilik berat badan 68 kg dan tinggi badan 1,65 m.
Maka BMI dari si A adalah 68 รท (1,65) kuadrat = 24,98

BMI untuk orang dewasa dan anak-anak ditentukan dengan formula yang sama seperti di atas. Namun angka BMI untuk anak-anak diinterpretasikan lebih lanjut dengan membedakan umur dan gender. Sementara angka BMI untuk dewasa berlaku buat usia 20 tahun ke atas dan tidak membedakan gender.

Kategori Status Berat Badan Berdasarkan BMI

Kategori status berat individu dewasa berdasarkan perhitungan BMI adalah sebagai berikut:

  • Jika BMI kurang dari 18,5; termasuk dalam kategori kurang dari normal (UNDERWEIGHT)
  • Jika BMI berada di antara 18,5 hingga 24,9; termasuk dalam kategori NORMAL
  • Jika BMI berada di antara 25,0 hingga 29,9; termasuk dalam kategori kelebihan berat badan (OVERWEIGHT)
  • Jika BMI berada di antara 30,0 hingga 39,9; termasuk dalam kategori obesitas (MORE OVERWEIGHT)
  • Jika BMI lebih dari 40,0; termasuk kategori obesitas berbahaya (DANGEROUSLY OBESE)
Share Button