foto pria sedang parkour

Fungsi Adrenalin dan Kortisol

Share Button

Bagi Anda yang memiliki jiwa petualang pasti sudah tidak asing dengan istilah “adrenalin”. Karena biasanya, mereka yang memiliki jiwa petualang selalu ingin mencoba hal yang memacu adrenalin. Adrenalin sebenarnya adalah hormon yang di produksi di dalam kelenjar anak ginjal atau kelenjar adrenalin. Kelenjar adrenalin berfungsi untuk meningkatkan kinerja otak, jantung, dan meningkatkan metabolisme tubuh. Kelenjar adrenalin berfungsi melepaskan berbagai hormon ke dalam tubuh, dua hormor terpenting adalah kortisol dan adrenalin.

Hormon adrenalin dilepaskan ketika seseorang sedang dalam kondisi marah, ketakutan, dan mengalami stress. Selain itu hormon ini juga dapat dirasakan pada saat kita melakukan kegiatan-kegiatan menegangkan, seperti berdiri di ketinggian, kecepatan tinggi, ruangan gelap, atau dalam suasana mencekam

Berikut adalah fungsi hormon adrenalin secara lengkap:

1. Hormon adrenalin dapat memacu aktivitas jantung dan menyempitkan pembuluh darah kulit dan kelenjar mukosa sehingga tekanan darah meningkat. Itulah sebabnya apabila Anda sedang berada di roller coaster atau wahana lain, maka detak jantung Anda pasti meningkat berkali-kali lipat.

2. Hormon adrenalin juga meningkatkan metabolisme tubuh. Kecepatan tubuh untuk mengolah glikogen menjadi gula dalam darah (glikogenolisis) meningkat, sehingga dapat menaikkan kadar gula darah.

3. Memicu reaksi terhadap tekanan dan kecepatan gerak tubuh.

4. Kelenjar adrenal juga berperan memengaruhi organ reproduksi, berperan dalam metabolisme, dan memproduksi respon sistem saraf simpatik.

5. Adrenalin atau epinefrin bekerja dengan sistem saraf simpatik untuk meningkatkan denyut jantung. Adrenalin juga mendorong metabolisme karbohidrat. Ketika sistem saraf pusat melihat adanya situasi berbahaya atau keadaan darurat, adrenalin akan dilepaskan.

6. Pada masa pelepasan adrenalin, maka aliran darah akan meningkat dan dapat mempercepat pengiriman oksigen dan glukosa ke otot dan otak.

7. Adrenalin juga bisa digunakan untuk mengobati serangan jantung dan disritmia jantung (gangguan irama detak jantung).

8. Fungsi Adrenalin yang membuat otak menjadi waswas dan siaga, secara tidak langsung akan membuat indra tubuh lebih sensitif untuk bereaksi.

Berikut adalah fungsi hormon kortisol:

Kortisol adalah hormon steroid yang digunakan untuk mengembalikan keseimbangan tubuh saat Anda dalam kondisi stres. Oleh sebab itu, kortisol disebut juga sebagai “hormon stres”. Kortisol memiliki sifat yang berlawanan dengan insulin dan bertugas memecah lemak dan protein sehingga memainkan peran dalam mengontrol bagaimana tubuh menggunakan persediaan nutrisi yang ada.

Kortisol bisa menyebabkan penambahan berat badan untuk dua alasan. Pertama, kortisol dapat lemak dari hati ke otot-otot perut, dan kedua, kortisol meningkatkan nafsu makan.

Sumber foto : http://KumpulanFotoGratis.com

Share Button

Republished by Blog Post Promoter