Cherry red summer apple

Berat Badan Ideal Dengan Latihan Kardio Tepat

Share Button

Berat badan ideal adalah dambaan semua orang, tetapi tidak semua orang mendapatkan hasil yang maksimal dari diet atau olahraga mereka. Kunci dari mendapatkan berat badan ideal sebenarnya sangat mudah. Kelebihan berat badan atau kegemukan terjadi jika jumlah kalori yang dibakar lebih sedikit daripada kalori yang masuk ke tubuh.

Dengan latihan yang tepat, kita akan dapat membakar lebih banyak kalori daripada yang masuk ke tubuh dan mendapatkan berat badan ideal. Salah satu cara untuk mendapatkan berat badan ideal atau lebih tepatnya Body Mass Index (BMI) ideal adalah dengan latihan kardio yang sedang popular saat ini.

Latihan kardio adalah semua gerakan yang membuat jantung berdetak lebih cepat dan meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh. Olah raga (latihan kardio) yang mudah, murah, namun memberi manfaat kesehatan tinggi adalah lari, senam, bersepeda, berenang, dan tenis.

Manfaat Latihan Kardio

Latihan kardio bila dilakukan dengan baik dan teratur akan memberi manfaat bagi kesehatan jantung, meningkatkan metabolisme tubuh, meningkatkan profil hormonal, mempercepat kesembuhan dari penyakit, dan mengendalikan diabetes.

Sangat disarankan untuk latihan kardio dengan intensitas dan interval yang tepat untuk membuat latihan kardio lebih terasa manfaatnya.

Intensitas menjadi hal penting dalam latihan kardio. Latihan ringan seperti berjalan dapat membantu kita menghindari kenaikan berat badan. Namun jika tujuan latihan kardio kita adalah untuk menurunkan berat badan, maka intensitas yang lebih akan memberikan hasil yang lebih maksimal. Penelitian dari Duke University Medical Center memperlihatkan hasil bahwa seseorang dengan kelebihan berat badan dapat membakar lemak perut sekitar dua kali lipat dengan berlari dibandingkan dengan berjalan.

Interval latihan juga merupakan hal penting. Teknik HIIT (High Intensity Interval Training) yaitu latihan kardio yang menggunakan kombinasi antara latihan intensitas tinggi dengan intensitas sedang atau rendah dalam waktu tertentu. Contoh latihan HIIT, dalam rentang waktu 1 jam, lakukan pola berulang: sprint 20-30 detik diikuti dengan berjalan atau berlari kecil 60-90 detik. Penelitian Laval University membuktikan HIIT dapat meningkatkan pembakaran lemak sembilan kali lebih tinggi daripada latihan kardio dengan cara biasa. Manfaat tambahan dari dari HITT adalah di samping meningkatkan pembakaran lemak, massa otot tetap terjaga.

Share Button