foto sushi

Belajar Sehat ala Jepang II

Share Button

Artikel ini adalah lanjutan dari Belajar Sehat ala Jepang I

4. Menguyah Makanan secara Perlahan

Pernah melihat bento asli Jepang? Ya makanan ini dibuat sedemikian rupa sehingga terlihat cantik dan mengundang selera makan. Tapi, orang Jepang menghargai karya-karya pembuat bento ini. Memang makanan ini mengundang selera makan, tapi mereka akan makan lebih lambat agar bisa menikmati kecantikan sajian makanan itu. Lalu, mengapa mengunyah makanan secara perlahan bagus untuk kesehatan? Otak kita memerlukan waktu sekitar 20 menit untuk menyatakan bahwa perut sudah kenyang, dan saluran pencernaan pun memiliki waktu yang cukup untuk mencerna dengan baik setiap masakan yang masuk. Oleh sebab itu, mengunyah sebanyak 30 kali setiap suap sangat membantu pencernaan Anda dalam mengolah makanan.

5. Makan dengan Porsi-porsi Kecil

Orang Jepang terbiasa makan dengan piring dan mangkuk kecil. Dari sebuah penelitian dibuktikan bahwa manusia cenderung tidak bisa mengukur apa yang mereka makan dan mereka cenderung akan memakan apa pun yang disediakan. Maka, kebiasaan orang Jepang memilih tempat makan mungil ini dipercaya membantu mereka dalam mengontrol porsi makan. Penyediaan makanan ala Jepang ini (dengan porsi-porsi kecil), membuat seseorang terlatih untuk menakar makanan dan hanya makan sesuai dengan porsi yang dibutuhkan. Beberapa ahli diet juga menyebutkan bahwa sebaiknya Anda mengkonsumsi makanan dengan porsi kecil walaupun beberapa kali, dibanding porsi besar dalam satu waktu saja.

 6. Berjalan Kaki

Di Jepang, jumlah produksi kendaraan bermotor hanya sekitar 400 per tahunnya. Berbeda dengan Indonesia yang saat ini jumlah kendaraan bermotor mencapai 95 juta unit. Orang Jepang lebih terbiasa menggunakan kendaraan umum atau sepeda, dan berjalan kaki. Kebiasaan berjalan kaki ini sangat baik untuk menurunkan kolesterol jahat (LDL), meningkatkan kolesterol baik (HDL), menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan risiko diabetes militus tipe 2, menjaga berat badan, dan juga meningkatkan mood dan stamina.

Kebiasaan ini sudah berakar dalam jiwa orang Jepang. Berjalan kaki bahkan menjadi salah satu keterampilan bertahan hidup yang diajarkan pada anak-anak Jepang sejak dini. Dengan kebiasaan yang dilatih sejak kecil ini, maka setiap orang terbiasa berjalan kaki dengan jarak yang jauh. Orang Jepang minimal menghabiskan 1 jam dalam sehari untuk berjalan.

7. Green Tea

Teh hijau adalah telah ajaib yang biasa diminum orang Jepang. Bahkan ada upacara minum teh yang menjadi warisan kebudayaan di sana. Teh hijau dikenal memiliki antioksidan cukup tinggi. Menurut hasil penelitian, antioksidan catechin dan senyawa EGCG di dalam teh hijau bisa mempercepat metabolisme tubuh manusia, sehingga nutrisi makanan dan kalori dalam tubuh bisa segera diproses menjadi energi yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan aktivitas.

8. Makan Ikan dan Rumput Laut

Jepang juga dikenal akan hasil lautnya yang melimpah. Ikan tuna, makarel, dan salmon sudah menjadi menu santapan sehari-hari orang Jepang. Ketiga jenis ikan ini mengandung omega 3 yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker payudara. Sementara rumput laut yang juga menjadi salah satu bahan utama masakan orang Jepang, kaya akan vitamin yang sangat.

Sumber Foto : http://KumpulanFotoGratis.com/

 

Share Button

Republished by Blog Post Promoter