Foto wanita dan es krim

7 Alasan Anda Masih Lapar Setelah Makan

Share Button

Wah, baru saja makan satu porsi rendang plus nasi beberapa menit lalu, tapi kok masih lapar ya? Apakah Anda pernah merasakan hal tersebut? Perut sudah kenyang namun masih rasanya tubuh dan otak meminta satu porsi lagi untuk dimakan. Apa yang sebenarnya terjadi? Berikut adalah 7 penyebab rasa lapar berkelanjutan setelah makan.

1.      Terlalu Sering Minum Soda

Minuman bersoda mengandung fruktosa tinggi sama seperti minuman manis lainnya. Fruktosa menghambat kemampuan tubuh untuk menggunakan leptin, yaitu hormon yang memberitahu bahwa perut sudah kenyang. Itulah sebabnya otak tidak merespon apa yang dirasakan peruh Anda, sehingga Anda akan terus merasa lapar.

2.      Dehidrasi

Saat tubuh kekurangan cairan, maka secara otomatis otak akan mengirimkan sinyal lapar. Solusinya adalah dengan minum banyak air setelah makan. Bisa jadi rasa lapar yang Anda rasakan hanya karena tubuh Anda yang sedang dehidrasi.

3.      Ogah makan sayur atau salad

Anda pasti tahu bahwa sayuran kaya akan manfaat. Nutrisi melimpah serta vitamin sangat berguna untuk kesehatan tubuh. Salah satunya adalah vitamin K yang berfungsi untuk mengatur insulin yang berperan membantu mencegah rasa lapar setelah makan. Jika tak ingin merasa lapar berkepanjangan, usahakan untuk selalu memasukkan sayuran ke dalam menu makanan Anda

4.      Bukan perut, tapi mata Anda yang lapar

Ini adalah kebiasaan yang sering dialami anak-anak usia sekolah. Kebanyakan mereka masih saja memaksa perutnya yang sudah kenyang untuk menampung makanan yang menarik di pandang. Dengan melihat makanan penggoda tersebut, otak terangsang untuk memunculkan kembali rasa lapar. Jika sudah kenyang, lebih baik sembunyikan dulu makanan yang bisa mengundang nafsu makan ke tempat yang tak bisa Anda lihat dan sibukkan diri dengan aktivitas yang lain.

5.      Porsi Sarapan Kurang

Ada sebuah penelitian yang meneliti 6,000 lebih orang dewasa yang kesimpulannya adalah mereka yang hanya memakan 300 kalori saat sarapan justru berpotensi mengalami penaikan berat badan dua kali lipat dibanding mereka yang mengkonsumsi 500 kalori saat sarapan. Alasannya adalah makan besar saat sarapan akan memperkecil angka gula darah dan mendapat insulin yang lebih teratur sepanjang hari, sehingga Anda akan lebih lama merasa lapar.

6.      Makan Terlalu Cepat

Jika Anda terus merasa lapar setelah makan, coba lah sesekali gunakan stopwatch dan lihat berapa lama Anda menyelesaikan makanan Anda. Bisa jadi penyebab Anda mudah lapar adalah karena Anda mengunyah dan menelan makanan terlalu cepat. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mereka yang memakan es krim secara cepat tidak memiliki waktu bagi tubuh untuk melepas hormon insulin yang memberi sinyal bahwa Anda kenyang. Cobalah belajar untuk mengatur kecepatan Anda makan. Makan dengan perlahan sehingga otak Anda dapat memberikan respon yang sesuai dengan keadaan perut.

7.      Anda Bosan

Alasan terakhir adalah Anda merasa bosan. Peneliti dari Universitas Flinders, Australia menemukan bahwa akan ada gangguan visual yang terjadi saat Anda merasa lapar. Cara yang bisa dipraktekan adalah dengan maruh sepiring steak hangat di depan Anda. Saat Anda benar-benar merasa lapar, steak tersebut akan terlihat sangat lezat, sementara saat Anda merasa bosan, yang Anda rasakan adalah Anda hanya perlu makan makanan tersebut agar tidak merasa bosan. Hal ini sering terjadi pada remaja yang hidup sendiri di rumah kos, dimana mereka bisa keluar berkali-kali dari kamar kosnya untuk membeli cemilan atau makan karena dirinya merasa bosan. Alhasil, berat badannya pun akan naik dengan pesat.

 

Sumber foto : http://KumpulanFotoGratis.com/

Share Button

Republished by Blog Post Promoter